Pelatihan Nasional Mendidik Dengan Hati

  • Whatsapp

Pelatihan Nasional “Mendidik Dengan Hati : Cara Mudah Menjadi Guru yang Dirindukan Zaman Now (Langkah-langkah Mudah Menjadi Guru yang Digugu dan Ditiru) di Aula INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) AL-AZHAAR KOTA LUBUKLINGGAU berjalan dengan sangat sukses. Hadir dalam kegiatan tersebut para guru dan mahasiswa dari Lubuklinggau, Musi Rawas, Muratara dan Empat Lawang yg kurang lebih berjumlah 250 orang.

Dalam pelatihan tersebut Bapak Alpiyanto, MTSH, CTMR memulai dengan bagaimana memahami kondisi riil pendidikan Indonesia yg ada sekarang. Baru setelah itu beliau masuk dan melatih dengan seksama seluruh peserta pelatihan untuk bisa menjadi guru yg dirindukan zaman now, dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Berdamai dengan Diri Sendiri yg terdiri dari;

  • a. Bertanya ke sang diri: Siapa Aku?
  • b. Menerima takdir sebagai pendidik,
  • c. Menjernihkan Kesadaran,
  • d. Belajar mencintai profesi sebagai pendidik,
  • e. Berpikir besar menjadi guru profesional.

2. Memantaskan diri Sebagai Guru yg Digugu dan Ditiru yg terdiri dari;

  • a. Memantaskan diri sebagai hamba Allah,
  • b. Pendidik sebagai leader yg berkatakter,
  • c. Memiliki kompetensi Guru zaman now.

3. Mengantar Peserta Didik ke Tujuan Impiannya yg terdiri dari;

  • a. Menggali dan menemukan potensi peserta didik,
  • b. Bangun mimpi besar peserta didik,
  • c. Bimbing peserta didik membuat jalan menuju sukses.

4. Mendidik dari Hati dan dengan Hati yg terdiri dari;

  • a. Modal utama mendidik denga hati,
  • b. Berdamai dengan diri sendiri,
  • c. Berdamai dengan guru,
  • d. Berkomunikasi dengan hati,
  • e. Mendengar suara hati peserta didik,
  • f. Melihat permasalahan peserta didik dengan hati,
  • g. Mendidik dengan jiwa.

5. Terapi Perilaku Peserta Didik antara lain;

  • a. Terapi Self Hypnoheart Samudera Hati,
  • b. Terapi Deal before deal, dan
  • c. Terapi Melembutkan Hati Peserta Didik.

Hadir dalam kesempatan tersebut Rektor, Wakil Rektor 1 IAI Al-Azhaar Lubuklinggau, Dekan Fakultas Tarbiyah, Dekan FEBI dan sebagian mahasiswa IAI Al-Azhaar Lubuklinggau dan peserta lainnya.

Related posts